Skuat Garuda Tetap Optimistis Juara Meski Lawan Berat

 

Timnas Merah putih sedang berlaga di ajang piala AFF tahun 2018. Setelah kalah dari Singapura dengan skor 0-1, Skuat garuda memperoleh kemenangan atas Timor Leste 3-1 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, 13 November 2018. Banyak para pemain bola yang mendukung Timnas Merah putih untuk menjuarai laga pertandingan selanjutnya, salah satunya disampaikan oleh PatrichWanggai, penyerang Persib Bandung.

KekompakkanKlub Sebagai Satu Tim

Patrich menyampaikan keinginannya untuk Timnas Indonesia mampu mempersembahkan juara di turnamen terbesar di Asia Tenggara ini.Harapannya untuk skuat garuda untuk juara, karena sudah lama tidak mendapat juara.Beberapa hal yang telah disiapkan skuat Garuda melawan Thailand pada Sabtu, 17 November 2018.

“Para pemain Timnas Indonesia dirasa sudah memiliki kekompakkan secara permainan meski sudah tak didampingi oleh Luis Milla.Meskipun ganti pelatih, menurutnya para pemain yang pernah diganti oleh Luis Milla sudah memiliki kekompakkan dan berharap ada hasil yang terbaik.”Ujar PatrichWanggai setelah usai berlatih di Stadion Si jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rau 14 November 2018.

Kekompakkan antar pemain menjadi faktor terpenting untuk menghadapi lawan yang cukup berat dari Thailand.“Perlagaan turnamen se-Asia ini sudah mulai berat.Malaysia, Thailand juga memiliki kompetensi yang baik dalam bertanding menjadi lawan yang lumayan berat.Terpenting skuat Garuda mempunyai fokus dalam pertandingan untuk meraih hasil yang bagus.” Ujar Wanggai.

Kekompakkan yang terjalin diantara para tim Merah putih membawa pengaruh optimistis untuk lawan tim lawan dari Thailand. Selain itu, juga dapat membakar semangat para pemain untuk mencapai tujuan yang telah diharapkan bersama. Setelah segala bentuk persiapan secara teknis, kekompakkan akan mengurangi ketegangan pemain Timnas Merah Putih saat laga pertandingan. Kekompakkan menjadi modal untuk menang di pertandingan melawan Thailand di Bangkok.

Optimistis Untuk Jadi Juara

Timnas Indonesia saat ini akan melakukan pertandingan melawan tim lawan dari Thailand. Para pemain merah putih Rabu, 14 November sudah berangkat menuju Thailand untuk berlaga melawan tim dari Gajah Putih. Optimis ditunjukkan pelatih Bima Sakti dan para pemain jelang keberangkatannya ke Thailand.

Mempertahankan untuk berada di Semifinal, Timnas Indonesia juga harus usaha keras melawan tim yang berjuluk The War Elephants itu. Beto dan kawan-kawan akan melaksanakan matchday ketiga Grup B ke markas Thailand di Rajamangala National Stadium, Sabtu 17 November 2018. Thailand bukanlah lawan yang mudah setingkat Singapura, mereka selalu menjadi kandidat dalam turnamen Piala AFF.Laga kali ini pun seperti itu meski tak diperkuat dari empat pemain bintangnya.

Meskipun tak ada empat pemain bintang Thailand masih merupakan tim yang wajib disegani. Kemenangannya melawan Timor Leste dengan skor telak 7-0 menunjukkan kehebatan tim dari gajah putih itu. Mereka tak pernah kalah dari fase grup Piala AFF sejak tahun 2012.Bahkan Mereka selalu memenangi di laga turnamen AFF sejak 2012.

Meski Timnasakan melawan tim yang sering disebut sebagai The War Elephants punya optimistis bahwa pertandingan kali ini akan memperoleh juara di piala AFF tahun 2018. Timnas merah putih mempunyai semangat setelah kebangkitan melawan Timor Lester 3-1 pada Rabu, 13 November 2018.Timnas mempunyai semangat yang membara untuk memperoleh juara dalam turnamen AFF kali ini, yang sudah sejak dulu diimpikan oleh para pemain dan Indonesia

Tinggalkan Barcelona, Andres Iniesta Resmi Gabung Klub Jepang

Tak berlebihan jika disebutkan kalau separuh jiwa Andres Iniesta sudah tertancap erat di Barcelona. Sejak tahun 1996 saat dirinya berusia 12 tahun, Iniesta sudah bergabung dengan Blaugrana. Namun setiap pertemuan tentu ada perpisahan. Dan pada 2018 ini menjadi saatnya Iniesta meninggalkan Barcelona yang sangat dia cintai. Klub yang dia bela selama 22 tahun lamanya. Setelah berbagai spekulasi yang berkembang, Iniesta memilih untuk berlabuh ke timur jauh dari tanah kelahirannya di Spanyol yakni Jepang.

 

Pesepakbola berusia 34 tahun itu resmi memilih bergabung ke Vissel Kobe yang berada di Kobe, prefektur Hyogo. Bergabungnya Iniesta ke Vissel memang tidak mengejutkan karena dirinya sudah lama dikaitkan dengan beberapa klub asal Asia dan Australia usai hengkang dari Barcelona. Bahkan klub Liga Super China yakni Chongqing Lifan sempat berambisi ingin memiliki Iniesta tapi gagal karena tak ada kesepakatan nilai kontrak.

 

Bicara soal Vissel Kobe, klub yang bermain di J1 League ini sebetulnya memiliki kedekatan dengan Barcelona. Di mana Vissel ternyata dimiliki oleh perusahaan IT Jepang, Rakuten, yang juga jadi salah satu sponsor Barcelona. Hiroshi Mikitani selaku direktur Rakuten menilai kalau bergabungnya Iniesta ke Vissel bisa memberikan kontribusi untuk kemajuan para pemain, seperti dilansir Reuters.

 

“Dengan fans bisa melihat gaya bermainnya, kami kira itu tidak akan memberikan dampak pada Vissel Kobe saja, tapi sepakbola Jepang dan Asia secara keseluruhan. Dia akan membantu kami mencapai misi menjadi klub nomor satu di Asia. Iniesta juga populer di media sosial sehingga bisa membantu promosi Liga Jepang ke dunia,” tambah Mikitani. Iniesta akan mendapatkan nomor punggung delapan dalam klub yang saat ini ada di posisi keenam J1 League itu.

 

Disambut 8.000 Fans, Pengarang Tsubasa Beri Kado Untuk Iniesta

 

Di Barcelona, sosok Iniesta memang begitu ikonik. Tiga musim menjadi kapten, Denis Suarez menilai kalau Iniesta akan sulit digantikan. Kepada FourFourTwo, Suarez berpendapat kalau perginya Iniesta dari Camp Nou akan memberikan lubang besar di Barcelona. Jika Barcelona tampak masih bersedih, pendukung Vissel Kobe justru begitu antusias saat Iniesta dikenalkan oleh Mikitani. Di hadapan sekitar 8.000 fans, Iniesta ditampilkan pada akhir pekan lalu.

 

Tak cuma itu saja, mangaka Yoichi Takahashi yang adalah pengarang Kapten Tsubasa sampai menggambarkan sosok Iniesta dalam seragam Vissel Kobe. Sudah jadi rahasia umum jika Iniesta adalah penggemar berat Tsubasa. Atas sambutan yang sangat hangat itu, Iniesta bursatogel pun mengaku begitu berbahagia dan sangat bersyukur. Diapun siap untuk belajar lagi dan membantu Vissel untuk bisa memenangkan Liga Jepang serta Liga Champions Asia, seperti dilansir Sport-English.

 

Ingin Majukan Sepakbola Jepang, Iniesta Ketemu Podolski

 

Saat diperkenalkan untuk kali pertama ke publik Jepang, Iniesta mengakui kalau alasannya pindah ke Negeri Matahari Terbit itu demi mencari tantangan baru dalam karier. Diapun berharap kehadirannya bisa memajukan sepakbola Jepang. Ada yang menarik dari bergabungnya Iniesta ke Vissel, karena dirinya akan berjumpa dengan salah satu pemain top dunia di klub itu yakni Lukas Podolski.

 

Mentan penyerang timnas Jerman itu memang sudah bergabung dengan Vissel sejak Maret 2017 dan memberikan delapan gol selama 26 kali penampilan. Selain Iniesta dan Podolski, sepakbola Jepang sebetulnya sudah pernah mendatangkan beberapa pemain top dunia. Sebut saja mantan bomber timnas Uruguay, Diego Forlan yang pernah tiga tahun bergabung di Cerezo Osaka.