Marc Marquez yang Akui Gaya Balapnya Sangat Berbahaya Ingin Mengubahnya

Pebalap terkenal dan moncer di seluruh dunia, Marc Marquez mengaku bahwa dirinya memiliki gaya balapan yang penuh risiko dan sangat berbahaya sehingga ia mengaku juga ingin mengganti gaya balapannya. Marquez pasalnya tampil sangat gemilang dengan capaian gelar result hongkong sebanyak 4 juara pada lima tahun perdananya berkarir di kelas MotoGP. Selain torehan prestasi, Marquez pun dikenal dengan gaya balapannya yang sangat agresif.

Sangat Agresif

Jika kalian para pecinta MotoGP sejak lama, pasti sudah mengenali bagaimana gaya balapan darinya. Ia kerap kali jatuh, khususnya ketika latihan bebas guna mengukur kemampuan maksimal di atas motor miliknya. Marquez ia juga sering sekali mengambil risiko ketika turun di lintasan karena dirinya tidak puas apabila hanya menjadi nomor dua.

Akan tetapi di balik sikap pemberaninya dan agresifnya ia memacu motor di arena balap, ia juga mengakui bahwa gaya balapannya sangat berisiko tinggi. “Memang gaya balap saya amat sangat berbahaya dan saya sejujurnya ingin mencoba untuk mengubahnya. Kalau saya mengalami cedera maka sudah bisa dipastikan kalau saya akan absen di balapan pada hari Minggu,” ungkap Marquez yang dikutip dari CNN Indonesia.

Ia diam-diam juga memasang target lainnya di luar targetnya menjadi juara dunia di ajang MotoGP yang kelima. “Saya harap musim depan saya ingin bisa lebih sedikit mengalami kecelakaan dibandingkan dengan musim ni dan saya bisa juga menjaga kecepatan saya. Untuk saat ini gaya balapan saya memang seperti yang terlihat oleh banyak orang, akan tetapi (kecelakaan) juga karena adanya faktor motor Honda. Sedikit kesalahan ketika menungganggi motor, ya membuat saya terjatuh ke tanah,” imbuhnya lebih detail.

Seperti yang sudah diungkapkannya sebelumnya, ia mengakui bahwa gaya balapannya amat sangat berbahaya sehingga ia ingin menggantinya di musim 2018. Marquez memang penuh sekali dengan risiko namun itu juga yang bisa menghantarkan dirinya menjadi pebalap Repsol Honda akhirnya bisa meraih 4 buah gelar juara dunia Cuma dalam 5 tahun karirnya saja di ajang MotoGP. Dengan gaya balapnya yang demikian, Marquez pasalnya sangat sering terjatuh seperti yang sudah disebutkan sebelumnya.

Menjelang musim tahun 2018, masa depannya dengan Honda pasalnya menjadi salah satu hal yang mana dibicarakan banyak orang. Ada beberapa pihak yang mana yakin bahwasanya Marquez ingin menguji dirinya dan akhirnya mencari tantangan baru di tim yang lainnya. Akan tetapi sejauh ini, Marquez sendiri menyatakan Honda adalah sebuah tim yang mana selalu mendukung dirinya.

Jawab Rumor Tinggalkan Honda

Terkait dengan isu akan meninggalkan Honda, akhirnya Marquez buka suara juga. Ducati akhir-akhir ini memang dikaitkan dengannya. Akan tetapi pabrikan yang berasal dari Italia tersebut pasalnya belum juga memberikan penjelasan berkaitan dengan rumor bahwa Marquez ingin dibawa ke markas mereka yang ada Borgo Panigale, Bologna, Italia pada tahun 2019 mendatang.

Akan tetapi ada beberapa pihak yang mana meyakini bahwa juara dunia sebanyak 4 kali di ajang MotoGP tersebut tahun ini sangat pantas untuk menungganggi kuda besi Desmosedici. Salah satu yang meyakininya adalah Max Biaggi. Ia berpendapat bahwa Marquez akan melanjutkan status juara dunia miliknya dan akan segera hijrah ke Pabrikan asal Italia tersebut. namun Marquez sendiri belum mau menanggapi apa yang dikatakan oleh Biaggi. Ia sampai saat ini masih bersyukur atas apa yang ia miliki dan dirasakannya sekarang ini.