JOHN WICK: CHAPTER 3 Pastikan Rilis 17 Mei 2019

Saat pertama kali dirilis pada 24 Desember 2014, tak ada yang menduga kalau kisah mantan pembunuh berdarah dingin John Wick (Keanu Reeves) bakal memberikan keuntungan besar untuk Lionsgate. Digarap dengan biaya USD 29,7 juta, JOHN WICK mengumpulkan keuntungan USD 88,8 juta. Tak heran kalau akhirnya proyek sekuelnya pun digarap lewat JOHN WICK: CHAPTER 2 yang rilis pada 10 Februari 2017.

 

Sama seperti film pertamanya, CHAPTER 2 yang dibuat dengan budget USD 40 juta sukses meraup box office dua kali lipat dari film pertamanya yakni mencapai USD 171,5 juta. Kesuksesan ini akhirnya membuat Reeves masih belum pensiun sebagai si brutal John. Sutradara trilogi ini, Chad Stahelski sudah mulai syuting untuk CHAPTER 3 pada 26 April 2018 lalu, seperti dilansir Screen Rant.

 

Masih setia pada naskah garapan Derek Kolstad, Variety melaporkan bahwa CHAPTER 3 akan tayang pada 17 Mei 2019. Selain Reeves yang kembali sebagai John, pemain lain yang sudah pasti tampil adalah Ian McShane sebagai Winston dan Ruby Rose sebagai Ares. CHAPTER 3  akan semakin seru dengan kehadiran aktris cantik Halle Berry sebagai Sofia sang pembunuh bayaran. Kuat dugaan kalau Sofia yang menjalani profesi sama dengan John akan berperan sebagai sekutu sang mantan pembunuh yang diburu dengan bayaran USD 14 juta untuk kepalanya itu.

 

Bahkan kabarnya, Reeves dan Berry tengah mengalami cinta lokasi dan sedang berkencan, seperti dilansir LIfe & Style. Sumber dekat kedua bintang Hollywood itu mengaku jika Reeves dan Berry sama-sama menilai satu sama lain sebagai tipe ideal. Namun tampaknya mereka berdua saat ini lebih memilih bungkam mengenai romantisme yang ada.

 

Bagian Ketiga Jadi Akhir John Wick?

 

Sekedar mengingatkan, dalam film togel hk pertama, John yang sudah pensiun sebagai seorang pembunuh hendak memulai hidup baru setelah sang istri meninggal dunia. Dia mendapatkan bingkisan berisi seekor anjing dari mendiang istrinya. Namun seorang pria arogan yang adalah anak konglomerat mencuri mobil John sehingga membuat anjing itu mati dan John murka.

 

Dan untuk film kedua, John berjumpa kembali dengan seorang mafia Italia yang adalah mantan bosnya sehingga membuatnya kembali ke dunia hitam yang menegangkan dan aksi saling bunuh. Untuk film ketiganya ini, Stahelski mengungkapkan akan jadi akhir dari John sehingga dia akan menghabisi seluruh musuhnya. Namun sebelum itu, Stahelski akan mengajak penonton menelusuri masa lalu John Wick.

 

Yayan Ruhian Terlibat ‘JOHN WICK: CHAPTER 3’

 

Cukup membanggakan publik Indonesia karena kabarnya dua aktor laga Tanah Air yakni Yayan Ruhian dan Cecep Arif Rahman digaet untuk tampil di CHAPTER 3 sebagai pembunuh bayaran. Selain mereka, CHAPTER 3 juga mangajak serta dua aktor asal Asia Timur yakni Hiroyuki Sanada dari Jepang dan Tiger Hu Chen asal China.

 

Kepada detikHOT, manajer Yayan yakni Hanief menyebutkan kalau sanga aktor sudah berangkat ke Amerika pada awal Juni ini. Dengan lokasi yang kabarnya di beberapa kota Amerika. Selain beberapa aktor laga ahli bela diri Asia, CHAPTER 3 juga diperkuat oleh Laurence Fishburne dan Mark Dacascos.

 

JOHN WICK: CHAPTER 3 akan jadi film keempat Yayan dalam produksi luar negeri. Sebelumnya ayah satu putri ini pernah tampil di YAKUZA APOCALYPSE (2015), BEYOND SKYLINE (2015) dan STAR WARS EPISODE VII: THE FORCE AWAKENS (2015) sebagai Tasu Leech.

Rilis Lebaran, ‘DIMSUM MARTABAK’ Usung Ayu Ting Ting – Boy William

Tujuh tahun sudah Ayu Ting Ting dikenal sebagai salah satu penyanyi dangdut papan atas. Tak cuma sukses sebagai biduan, Ayu sepertinya mencoba memberanikan diri bermain film. Dan debut akting janda satu putri ini dimulai lewat film DIMSUM MARTABAK. Meskipun ini adalah penampilan perdananya sebagai aktris, Ayu langsung dipercaya sebagai pemeran utama dalam film bergenre komedi romantis itu.

 

Diproduksi oleh RA Pictures milik Raffi Ahmad, Ayu disandingkan oleh aktor tampan yang juga presenter dan penyanyi, Boy William. Dalam film yang diarahkan Fajar Bustomi ini, Ayu berperan sebagai Mona. Mona adalah asisten kepercayaan Koh Ah Yong (Chew Kin Wah), sang pemilik restoran China. Hanya saja istri kedua Ah Yong cemburu dengan Mona dan menudingnya sebagai pelakor sehingga dia terpaksa dipecat dari restoran yang khas menjual Dimsum itu.

 

Saat mencari pekerjaan baru, Mona berjumpa dengan Soga (Boy William) dan anak buahnya, Dudi (Muhadkly Acho) yang memiliki bisnis food truck berjualan martabak. Tertarik pada pengalaman dan sikap Mona yang sigap melayani pembeli, Soga pun mengajak Mona berjualan martabak. Hanya saja hubungan Mona dan Soga ini awalnya penuh pertengkaran dan adu mulut sebelum akhirnya mereka berdua merasakan benih-benih cinta.

 

Dalam wawancaranya dengan Liputan6, Ayu tak menampik kalau dirinya memang sudah lama ingin bermain film. Beradu akting romantis dengan Boy, Ayu pun mengaku tidak kesulitan karena baginya mantan VJ MTV itu adalah sosok yang mau memberikan arahan dalam berakting. Bernaung dalam satu manajemen agen togel online yang sama, Ayu rupanya sudah mengenal Boy sejak pemuda itu meniti karier. Jika sesuai jadwal, DIMSUM MARTABAK bakal rilis pada 15 Juni 2018 saat Lebaran.

 

Debut Akting Ayu Ting Ting Tak Puaskan Sutradara

 

DIMSUM MARTABAK ini adalah film kedua Fajar di tahun 2018 setelah kesuksesan luar biasa DILAN 1990 yang rilis Januari lalu. Sukses meraih 6,3 juta penonton, DIMSUM MARTABAK seolah jadi pembuktian Fajar yang kerap mengarahkan film-film bertema ringan nan romantis. Hanya saja melalui wawancaranya dengan detikHOT, Fajar masih kurang puas dengan akting Ayu terutama saat adegan menangis.

 

Hal itu dibenarkan oleh Ayu karena setiap kali adegan nangis, Fajar selalu tak puas meskipun Ayu sudah mengeluarkan banyak air mata sehingga adegan harus diulang kembali. Kendati banyak mendapatkan cibiran akan debutnya sebagai aktris, Raffi selaku produser berpendapat bahwa dipilihnya Ayu sebagai ajang pembuktian bahwa siapapun aktor atau aktris yang terlibat, jika sebuah film diproduksi dengan sungguh-sungguh akan mendapatkan hasil maksimal. Karena menurut suami dari Nagita Slavina itu, film adalah kerja tim, bukannya individu. Raffi sendiri memang menantang Fajar untuk bisa menggarap film dengan pemain yang belum berpengalaman.

 

‘DIMSUM MARTABAK’ Dijadikan Novel

 

Seolah mengikuti jejak film SUSAH SINYAL yang kemudian digarap versi novelnya, DIMSUM MARTABAK juga diadaptasi ke bentuk novel. Hanya saja sang penulis, Muthia Esfand, menyebut kalau buku garapannya itu memiliki perbedaan meskipun cerita yang diangkat sama. Dilansir Viva, Muthia menyebutkan kalau akan memperlihatkan kisah keluarga, bisnis dan asmara yang jauh lebih banyak pada novelnya.

“Intinya sih novelnya itu mengenai seseorang yang berhak punya pilihan masing-masing. Karena cinta kan kadang kala tidak bersatu dan tidak harus memiliki. Semoga saja novel ini bisa dibaca banyak orang karena bagus untuk remaja dan ibu-ibu muda,” beber Muthia saat perilisan novel Dimsum Martabak awal Mei silam.

 

Siap Tayang 2018, Pemeran Lengkap ‘KELUARGA CEMARA’ Dikenalkan

Tahun 2018 ini akan menjadi ajang hidup kembalinya serial-serial TV Indonesia hits era 90an. Yang sudah pasti memulai proses produksi adalah Si Doel Anak Sekolahan dan kali ini giliran Keluarga Cemara. Populer di tahun 90an hingga awal 2000an, kisah karya Arswendo Atmowiloto itu digaet Visinema Pictures yang bekerja sama dengan Ideosource Film agen poker terbaik Fund untuk diadaptasi ke versi layar lebar dan siap rilis pada pertengahan 2018 ini.

 

Kabar film KELUARGA CEMARA ini sudah terendus sejak akhir September 2017 lalu. Saat itu produser Anggia Kharisma memperkenalkan jika Gina S Noer bertanggung jawab untuk naskah film dan sineas muda berbakat, Yandi Laurens yang pernah meraih Piala Citra dalam FFI 2012 untuk film pendek berjudul WAN AN sebagai sutradaranya, seperti dilansir Detik.

 

Dan setelah membuat banyak penggemar KELUARGA CEMARA penasaran, Anggia akhirnya memperkenalkan para aktor dan aktris pemerannya. Adalah Ringgo Agus Rahman dan Nirina Zubir yang didapuk menjadi Abah dan Emak yang dalam versi serial TV-nya diperankan oleh Adi Kurdi dan Novia Kolopaking/Emma Waroka. Sementara itu kedua putri Abah dan Emak yakni Euis dimainkan oleh member idol grup JKT48, Adhisty Zara. Bagi Zara ini adalah film keduanya di 2018 setelah DILANKU 1990 yang rilis awal Januari. Dan untuk pemeran Cemara alias Ara yang merupakan adik dari Euis dan anak kedua Abah-Emak, jatuh pada Widuri Sasono yang merupakan putri aktor Dwi Sasono dan penyanyi Widi Mulia. Sementara itu hingga saat ini masih belum ada informasi siapakah pemeran Agil, adik dari Ara.

 

Cerita Nirina dan Ringgo Yang Jadi Emak – Abah

Mengisi peran Abah yang sangat ikonik dalam kisah Keluarga Cemara, rupanya membuat Ringgo terbebani, “Bebannya adalah saya harus punya kesan yang sama pada saat saya dulu nonton Keluarga Cemara. Bahwa Abah dalam film KELUARGA CEMARA ini adalah bapak yang benar-benar ‘harta yang paling berharga adalah keluarga’. Tapi akhirnya saya dapat peran bapak. Saya selama ini selalu dapat peran yang jadi idola kampus, playboy dan dikejar-kejar wanita. Saya bosan dengan peran itu,” cerita Ringgo seperti dilansir CNN Indonesia.

 

Berbeda dengan Ringgo, Nirina justru sangat senang bisa menjadi Emak. Menjadi seorang ibu dari tiga orang putri, Nirina pun menyesuaikan penampilannya dengan menambah berat badannya. “Sebenernya mereka nggak minta buat naikin berat badan. Tapi aku pengen lebih menyesuaikan aja. Punya anak remaja, ibu itu seperti gimana. Justru ini lebih enak daripada menurunkan berat badan.”

 

Peran Menantang Maudy Koesnaedi dan Asri Welas

KELUARGA CEMARA tidak hanya akan menghidupkan kembali Abah si penarik becak, Emak ibu rumah tangga yang sederhana, Euis si penjual opak dan Ara yang pintar. Namun ternyata juga kembali menampilkan karakter tante Pressi yang dimainkan oleh aktris cantik Maudy Koesnaedi. Jika kamu merupakan penonton setia serial Keluarga Cemara, tentu akan ingat dengan sosok tante Pressi yang sangat judes. Memerankan karakter yang berbeda dari kebiasaannya, Maudy pun mengaku sangat tertantang.

 

Tak hanya Maudy, KELUARGA CEMARA juga diperkuat oleh aktris, presenter sekaligus komedian Asri Welas. Kali ini Asri dituntut untuk menjadi rentenir asli Sunda bernama Ceu Salmah yang sangat menyebalkan tapi begitu dinanti banyak orang demi meminjam uang. Untuk kali pertama harus jadi perempuan yang sangat fasih berbahasa Sunda, Asri pun mempelajari cengkok, energi dan gesture begitu sungguh-sungguh.