‘Suster Ngesot’ Pendamping Gong Oh Kyun: Nova Arianto

Nova Arianto, sosok yang mungkin sedikit mengejutkan bagi para pecinta sepak bola. Nova Arianto adalah sosok yang menjuluki ‘suster ngesot’ mendapatkan kepercayaan jadi asisten Shin Tae Yong di timnas Indonesia U-19.

‘Suster Ngesot’ Jadi Asisten Gong Oh Kyun

Sosok berumur 41 tahun tersebut sebelumnya lebih dulu dijenal sebagai bek tengah. Tak Cuma bermain di berbagai klub di Indonesia. Namun ia juga sempat jadi pilihan di Skuat Garuda. Darah sepak bola memang sudah mengalir di darah Nova sejak dulu. Sang ayah, Sartono Anwar, merupakan mantan pemain sepak bola pada era 1960an yang mana kemudian jadi pelatih sejak tahun 70an. Bahkan aktif melatih sampai dengan decade 2010-an.

Setelah ia menimba ilmu di PSIS Semarang di level Junior, Nova pasalnya sempat menikmati atmosfer sepak bola Italia saat masuk dalam daftar tim PSSI Baretti. Setelah ia mendapatkan tempaan di Eropa pada pertengahan 1990an, bersama dengan rekan-rekan satu angkatannya misalnya Imran Nahumarury, Ellie Aiboy, dan juga Charis Yulianto, kemudian Nova mulai menjalani karir profesionalnya di Arseto Solo di tahun 1997.

Sebagai pemain muda, Nova tidak langsung dapat tempat regular dan mesti berpindah-pindah klub, termausk ke PSS Sleman dan PSIS. Pemain yang mana sempat mendapatkan julukan ‘suster ngesot’ dikarenakan golnya tersebut lalu mendapatkan posisi inti di klub Persebaya Surabaya.

Sepak Terjang Karir Nova Arianto di Dunia Sepak Bola

Kebersamaan Nova dengan Bajul Ijo kemudian berlangsung dari tahun 2002 sampai dengan 2006. Setelahnya, Nova lalu membela Persib Bandung sejak tahun 2007 sampai dengan 2011. Kesempatan memakai seragam Timnas Indonesia hadir saat Nova menjadi pemain Maung Bandung. Sempat juga ia membela Swirijaya selama 1 musim saja. Kemudian bandar darat ia menghabiskan 3 musim terakhir sebagai pemain bersama dengan klub Pelita Bandung Raya.

Bersama dengan klub tersebut, Nova kemudian menjajal kemampuan di sisi lapangan sebagai seorang asisten pelatih. Karirnya sebagai seorang pelatih juga serupa dengan ia saat masih jadi pemain. Nova juga sering pindah dari satu klub ke klub yang lainnya.

Setelah Pelita, kemudian Nova pindah menangani Madiun Putra, kemudian Bhayangkara FC U-21, Lampung Sakti dan terakhir Bhayangkara FC U-20. Lantas Nova mendapatkan kepercayaan mendampingi Indra Sjafri di Timnas Indonesia U23 di tahun lalu. Pada saat itu, selain memanggil 38 nama pelatih Timnas Indonesia U22, Indra Sjafri pun memanggil legenda Persib Bandung itu menjadi asistennya.

Ia bersama dengan Yunan Helmi membantu Indra Sjafri menangangi Timnas Indonesia U-23. Keduanya dinilai oleh Indra Sjafri sebagai pelatih dengan jam terbang yang tinggi dalam ilmu kepelatihan. “Asisten pertama Yunan Helmi dari Barito Putera dan juga mengambil lisensi AFC Pro. Asisten kedua sudah pernah berkiprah di klub, Nova Arianto. Mereka sesuai kualifikasi AFC dan memiliki pengalaman melatih dan jam terbang di klub juga,” begitu lah ungkap Indra Sjafri setahun yang lalu saat memilih Nova Arianto menjadi asistennya.

Nova Arianto juga menjadi legenda Persib karena ia tak pernah dilupakan Bobotoh berkat selebrasi khasnya yang disebut dengan suster ngesot. Sejak saat itu ia dijuluki dengan sebutan suster ngesot. Dan sampai saat ini, image suster ngesot pun masih melekat padanya.

Saat ini mantan pemain PBR tersebut dipercaya untuk mendampingi pelatih Shin Tae Yong yang akan berkerja dengan Timnas Indonesia U19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *