Rilis Lebaran, ‘DIMSUM MARTABAK’ Usung Ayu Ting Ting – Boy William

Tujuh tahun sudah Ayu Ting Ting dikenal sebagai salah satu penyanyi dangdut papan atas. Tak cuma sukses sebagai biduan, Ayu sepertinya mencoba memberanikan diri bermain film. Dan debut akting janda satu putri ini dimulai lewat film DIMSUM MARTABAK. Meskipun ini adalah penampilan perdananya sebagai aktris, Ayu langsung dipercaya sebagai pemeran utama dalam film bergenre komedi romantis itu.

 

Diproduksi oleh RA Pictures milik Raffi Ahmad, Ayu disandingkan oleh aktor tampan yang juga presenter dan penyanyi, Boy William. Dalam film yang diarahkan Fajar Bustomi ini, Ayu berperan sebagai Mona. Mona adalah asisten kepercayaan Koh Ah Yong (Chew Kin Wah), sang pemilik restoran China. Hanya saja istri kedua Ah Yong cemburu dengan Mona dan menudingnya sebagai pelakor sehingga dia terpaksa dipecat dari restoran yang khas menjual Dimsum itu.

 

Saat mencari pekerjaan baru, Mona berjumpa dengan Soga (Boy William) dan anak buahnya, Dudi (Muhadkly Acho) yang memiliki bisnis food truck berjualan martabak. Tertarik pada pengalaman dan sikap Mona yang sigap melayani pembeli, Soga pun mengajak Mona berjualan martabak. Hanya saja hubungan Mona dan Soga ini awalnya penuh pertengkaran dan adu mulut sebelum akhirnya mereka berdua merasakan benih-benih cinta.

 

Dalam wawancaranya dengan Liputan6, Ayu tak menampik kalau dirinya memang sudah lama ingin bermain film. Beradu akting romantis dengan Boy, Ayu pun mengaku tidak kesulitan karena baginya mantan VJ MTV itu adalah sosok yang mau memberikan arahan dalam berakting. Bernaung dalam satu manajemen agen togel online yang sama, Ayu rupanya sudah mengenal Boy sejak pemuda itu meniti karier. Jika sesuai jadwal, DIMSUM MARTABAK bakal rilis pada 15 Juni 2018 saat Lebaran.

 

Debut Akting Ayu Ting Ting Tak Puaskan Sutradara

 

DIMSUM MARTABAK ini adalah film kedua Fajar di tahun 2018 setelah kesuksesan luar biasa DILAN 1990 yang rilis Januari lalu. Sukses meraih 6,3 juta penonton, DIMSUM MARTABAK seolah jadi pembuktian Fajar yang kerap mengarahkan film-film bertema ringan nan romantis. Hanya saja melalui wawancaranya dengan detikHOT, Fajar masih kurang puas dengan akting Ayu terutama saat adegan menangis.

 

Hal itu dibenarkan oleh Ayu karena setiap kali adegan nangis, Fajar selalu tak puas meskipun Ayu sudah mengeluarkan banyak air mata sehingga adegan harus diulang kembali. Kendati banyak mendapatkan cibiran akan debutnya sebagai aktris, Raffi selaku produser berpendapat bahwa dipilihnya Ayu sebagai ajang pembuktian bahwa siapapun aktor atau aktris yang terlibat, jika sebuah film diproduksi dengan sungguh-sungguh akan mendapatkan hasil maksimal. Karena menurut suami dari Nagita Slavina itu, film adalah kerja tim, bukannya individu. Raffi sendiri memang menantang Fajar untuk bisa menggarap film dengan pemain yang belum berpengalaman.

 

‘DIMSUM MARTABAK’ Dijadikan Novel

 

Seolah mengikuti jejak film SUSAH SINYAL yang kemudian digarap versi novelnya, DIMSUM MARTABAK juga diadaptasi ke bentuk novel. Hanya saja sang penulis, Muthia Esfand, menyebut kalau buku garapannya itu memiliki perbedaan meskipun cerita yang diangkat sama. Dilansir Viva, Muthia menyebutkan kalau akan memperlihatkan kisah keluarga, bisnis dan asmara yang jauh lebih banyak pada novelnya.

“Intinya sih novelnya itu mengenai seseorang yang berhak punya pilihan masing-masing. Karena cinta kan kadang kala tidak bersatu dan tidak harus memiliki. Semoga saja novel ini bisa dibaca banyak orang karena bagus untuk remaja dan ibu-ibu muda,” beber Muthia saat perilisan novel Dimsum Martabak awal Mei silam.