Conte Berjanji Untuk ‘Jujur’ dan Tak Takut Dipecat

Chelsea menjadi semakin frustrasi dengan Conte yang secara terbuka mengkritik kebijakan transfer mereka. Conte mengatakan bahwa dia tidak khawatir dengan ancaman dipecat namun mengaku kesulitan tidur karena “situasi sulit” yang sedang dirasakannya.Bukan hanya dirinya saja, tetapi juga berakibat pada Chelsea. Chelsea bahkan seakan semakin tidak mengerti dengan apa yang dilakukan Conte. Imbasnya adalah performa Chelsea yang semakin menurun.

Sikap Conte Semakin Membuat Frustrasi Chelsea

Chelsea terlihat menjadi semakin frustrasi akibat dari apa yang telah dilakukan Antonio Conte. Conte sebelumnya telah mengkritik strategi transfer Chelsea. Tidak tanggung-tanggung, Conte mengatakannya di depan umum. Sepertinya Conte tidak puas dengan apa yang dilakukan Chelsea. Usai kekalahan 2-1 Chelsea atas Arsenal di semifinal Piala Carabao pada hari Rabu lalu, Conte telah mengatakan bahwa ia hanya memiliki sedikit dampak pada keputusan transfer klub.

“Tentang pasar transfer, dari musim panas, klub memutuskan setiap pemain tunggal yang datang ke sini,” kata Conte.Akan tetapi, meski Conte terus memberi kesan bahwa dia tidak tahu-menahu tentang urusan transfer klub dan mengatakan hanya sedikit andilnya, Chelsea diyakini telah bekerja keras untuk menandatangani pemain Poker Online yang diinginkan pelatih asal Italia tersebut.

“Tugas pertama saya adalah melakukan pekerjaan saya, menjadi pelatih dan mencoba memperbaiki pemain saya,” tambah Conte.Dia juga mengatakan; “Yang pasti, saya tidak memiliki dampak besar pada bursa transfer.” Namun, meskipun Conte menyatakan hal demikian, bos Chelsea telah memberi klub daftar target, dan klub tersebut melakukan apa yang bisa dilakukan untuk mendapatkan pemain yang telah dipilih sebelumnya.

Akankah Conte Tinggalkan Chelsea?

Musim panas lalu Chelsea telah menghabiskan £ 202 juta untuk lima pemain yakni Antonio Rudiger (£ 34 juta), Tiemoue Bakayoko (£ 40 juta), Alvaro Morata (£ 70 juta), David Zappacosta (£ 23m) dan Danny Drinkwater (£ 35m). Klub tersebut juga telah menyelesaikan kesepakatan £ 15 juta untuk menandatangani Ross Barkley dari Everton bulan ini dan sedang dalam pembicaraan untuk mendatangkan Edin Dzeko dan Emerson Palmieri dari Roma.

Tapi Conte tampaknya tetap tidak bahagia dengan apa yang telah dilakukan Chelsea. Sebaliknya, dia tidak bisa memberikan kepastian perihal masa depannya di Chelsea.Dia mengatakan; “Saya memiliki satu tahun lagi kontrak dengan klub ini.Dia melanjutkan; “Tapi seperti yang Anda tahu betul, semuanya mungkin terjadi. Dalam satu saat Anda tinggal di sini, di lain waktu orang lain menggantikan Anda, menggantikan pekerjaan (posisi) Anda.”

Tersiar kabar yang cukup panas jika saat ini Paris Saint-Germain telah melakukan kontak dengan perwakilan Conte dengan maksud agar dia berpotensi menggantikan Unai Emery di Parc des Princes, namun pelatih yang kini berusia 48 tahun itu berpikir untuk kembali ke kampung asalnya, Italia jika pada saatnya dia harus meninggalkan Chelsea. Namun, masih terlalu dini untuk membicarakan hal ini.

Tetap Berkata Jujur, Berani Tanggung Resiko

Dengan Chelsea yang semakin frustasi dan ada kemungkinan Conte diputus kontraknya (dipecat), sepertinya Conte tidak peduli dengan hal itu. Pelatih asal Italia tersebut menolak untuk bersikap diplomatic dan bersikeras bahwa dia akan “mengatakan yang sebenarnya setiap saat”, terlepas dari apa konsekuensi yang akan dia terima.

Dia bahkan mengatakan menjelang pertandingan putaran keempat Piala FA melawan Newcastle; “Saya bukan diplomat.” “Pada saat yang sama, saya pikir saya sangat jujur, orang yang jujur ​​berbicara dengan sangat jelas setiap saat. Jika Anda bohong, Anda selalu berusaha untuk tidak mengatakan yang sebenarnya,” jelasnya.Dia menambahkan; “Saya lebih suka jujur, mengatakan yang sebenarnya setiap saat, saya membenci orang yang berbohong.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *